Showing posts with label Drawing. Show all posts
Showing posts with label Drawing. Show all posts
Wednesday, August 19, 2020
Tuesday, November 5, 2019
Oceangirl
Oceanman Krabi, Thailand 2019. One fine evening. I was walking along the beach on the way to the event's welcome dinner when I met a young girl. A 14 years old Canadian. She competed in the same category as me: half Oceanman distance, a 5 km open water swim race! Yes, that was quite an impressive stats for a young athlete but what impress me the most was the fact that she was picking up trash along the beach on her way to the venue! Oh, and did I mention that she ranked third in her age group?
Tuesday, June 27, 2017
Wednesday, June 7, 2017
Banana Run
Di Eragayam pasar hanya ada hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Tidak setiap kali lari hari Sabtu lewat pasar dekat puskesmas lihat mama-mama jual pisang. Langsung mampir. Untung kali ini bawa uang. Cukup untuk membeli sesisir pisang. Walaupun harus pulang lari naik turun tanjakan pegunungan Papua sambil menggendong pisang. Mama yang jual pisang hanya punya plastik hitam dan saya tidak bawa tas pakai-ulang. I'm going banana over banana! :-)
Friday, May 26, 2017
Torches Of Joy
"The holy spirit is like a dog", a Dani missionary said with gusto. John listen as the analogy developed. "When the Dani people go into the forest to hunt for possum and other animals, they take their dogs along. Without a dog it would be hopeless to spot the animals, but the dog smells them out and gives the hunter a chance to shoot them. That's the way the Holy Spirit convicts the Christian of sin and gives him a chance to put it out of his life," the Dani explained. John Dekker with Lois Neely
Monday, May 15, 2017
Pendidikan Babi
Di Subrayon 5, Eragayam, Papua, harga yang harus dibayar untuk lulus UAN adalah 1 ekor babi untuk setiap siswa. Dinas Pendidikan, guru dan orang tua berkonspirasi demi selembar ijazah. UAN yang harusnya memetakan kemampuan siswa disalahgunakan untuk kepentingan pribadi. Dan anak kelas 4 SD pun bisa ikut UAN SD. Lalu kalau anak jadi malas kerja, tidak mau usaha untuk memberikan hasil yang terbaik, tidak jujur dan menghalalkan segala cara untuk mencari keuntungan sendiri, itu salah siapa? Action speaks louder than words.
Monday, April 24, 2017
Sunday, April 2, 2017
Bapa
Sabtu siang yang mendung. Lagi lari di tengah hutan dan jalan setapak yang sempit dan sepi menuju kali Muli bertemu seorang bapa (baca: laki-laki) yang membawa parang dan senapan laras panjang. Hampir enam bulan tinggal di Eragayam melihat laki-laki kecil, muda dan tua membawa parang sudah biasa. Tapi ini senapan. Sedikit was was. Langsung memperkenalkan diri, "Saya ibu guru Ob Anggen, sekolah bahasa Inggris," berharap titel guru bisa menyelamatkan hidup saya. Bapa heran bukan main saya lari seorang diri dari sekolah sampai kali Muli hanya karena ingin melihat kali Muli saja. Jarak dari sekolah ke kali Mui kurang lebih 7km. Rasanya dia tidak percaya karena ia tidak juga beranjak pergi malah mengikuti saya. "Jangan turun, air deras, tidak bisa menyeberang," katanya berulang-ulang. Ketika saya tidak mengindahkan nasihatnya ia bertanya, "Bu guru mau kemana? Bapa (baca:suami) ada pukul kah?" tanyanya kuatir. Saya hampir tersedak menahan tawa. Apparently wanita lari sendirian ke kali Muli di Eragayam berarti ada masalah dirumah. Bapa itu menunggu saya mengambil foto kali Muli. Dengan sabar ia menjawab pertanyaan saya karena saya heran melihat lebar kali yang begitu besar tapi aliran airnya hanya kira-kira 1/7 bagian saja, sisanya kering penuh batu dan pasir. Apa lagi waktu diceritakan bahwa aliran sungai bisa berpindah-pindah. Sebenarnya masih ingin berlama-lama disitu sambil menghayal betapa kerennya foto di bagian kali yang kering. Tapi Bapa itu tidak mau meninggalkan saya. Mungkin dia kuatir saya akan mengahiri hidup saya di kali Muli karena dipukuli suami di rumah. LOL. Ahirnya pulang ditemani bapa yang baik hati sampai di pertigaan puskesamas. Sepanjang jalan ia bercerita banyak tentang hutan Papua dan kekayaannya. I love Eragayam!
Wednesday, March 1, 2017
Buah Yang Baik
Anyone who knows me well will tell you that I don't like uniform. Untuk pertama kalinya saya merasa bangga, senang hati dan suka cita menggunakan seragam kebesaran (literally and figuratively). I am officially Ob Anggen team. Woohoo!
Monday, February 20, 2017
Less is More
Bahagia itu sebulan sekali makan donat coklat di Wamena. Setelah kurang lebih sebulan menu sehari-hari adalah nasi dan sayur daun labu ala Eragayam. I'm almost vegetarian not by choice but by circumstances. When you have less you start to appreciate things even more. I never thought a piece of donut can make me smile! Bahagia itu sederhana.
Tuesday, February 7, 2017
Wednesday, February 1, 2017
Outfit Of The Day
Gooooood morning Eragayam! It’s 6 am now and it’s chilly and windy today! Don’t get disheartened, lighten up and chin up! Yes it’s freezing in the morning. But a warmer day with temperature in the 18s is expected today. But don’t dry your laundry yet because heavy rain is expected in the afternoon. With more cold wind and some heavy fog it will be another lovely day in Eragayam. Dress appropriately. Have a good one!
Saturday, September 17, 2016
For Real
Lovely Saturday evening in an elevator of UOB building on jalan Sudirman. On the way to 9th floor for IES Saturday service. In came three teenagers from B1. All dressed in black with sleek hair. "Besok udah gue siapin mobil sama ajudan buat lo ya," one guy said to his friends as he pressed 8th floor. "Ajudan lo?" his friend replied casually. "Nggak lah, ajudan gue sama supir udah jalan duluan. Jadi mobil gue dua-duanya udah siap disana besok pagi." Was I on candid camera or something?
Monday, September 12, 2016
Mind Your Manners
One lovely lazy Monday morning in a supermarket. Vegetable and fruit section. A lady and her shopping cart. I would say late 30 something. I was admiring how neatly she organized her stuff in her shopping cart when she took a plastic bag from a plastic roll stand, gave it to a supermarket attendance guy without saying a word. The guy opened it and handed it back to her. She left without a word. Seriously?
Tuesday, August 23, 2016
Sunday, August 21, 2016
Space Invader
Stick and stones may break my bones, but words will never harm me. So not true. One fine Sunday in a tiny sauna. I was just contemplating how good a sauna after a long run when a Japanese lady went in and sat next to me. Then she started talking complaining about the hygiene of the sauna. Nothing good came out of her mouth. I came out stressful instead of restful. I need to master selective hearing. Masuk telinga kiri keluar telinga kanan. :-)
Thursday, August 11, 2016
Role Play
One lovely Tuesday in a lobby of an apartment. Two lovely ladies. One sat down on a sofa and the other stood up right in front of the first one. The one standing up did most of the talking with a resentful tone. "No. Not tomorrow. It's impossible. I told you I can only do Wednesdays and Thursdays and I don't think bla bla bla," she continued her monologue. Something about a schedule mishap. The one sitting down said nothing and constantly checked her mobile. Avoiding eye contact. Guess which one dress in a nanny uniform?
Wednesday, August 10, 2016
Sign Language
Lovely Tuesday morning. TVRI loop. A guy cyclist passed me. "Hey!" he startled me. Some meters later he turned his head & quarter of his body, pointed to my direction with his left hand, then pointed to his left chest and smiled before he took off. In return I gave him a thumb up, a wave and a big smile. Can you guess what his gestures meant? ;-)
Thursday, August 4, 2016
Wednesday, August 3, 2016
Senja Di Jakarta
Ketika Suyono menginjak gas mobil kembali, tiba-tiba saja hatinya merasa gundah. Perasaan yang sudah beberapa kali timbul menyelinap kedalam hatinya, pada saat dia bercumbu-cumbu dengan Dahlia, ketika sedang makan enak-enak di restoran, ketika hendak menandatangani sebuah cek, ketika hendak naik mobilnya yang amat bagus itu. Semacam perasaan yang menggelisahkan dirinya, tidak dapat digambarkannya dengan tepat, akan tetapi seakan-akan dia merasa tidak enak, seakan ada sesuatu yang tidak patut, dan dibalik ini semua ada timbul sedikit rasa takut. Rasa takut yang juga tidak dapat ditangkapnya rupanya. Sehingga akhirnya dia merasa tidak enak saja, dan sering merasa kesal dengan orang-orang yang kebetualan ada didekatnya. Mochtar Lubis
Subscribe to:
Comments (Atom)



















